Rabu, 19 Desember 2018

PENDALAMAN MATERI PAI DI MTS (ALQURAN DAN HADITS)

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Makalah ini sengaja dibuat untuk menelaah dan mendalami materi Pendidikan Agama Islam Alquran dan Alhadits di Mts. Perubahan-perubahan dalam penyusunan materi ajar selalu dilakukan, itu semua dikarenakan masih ada poin-poin yang dianggap kurang tepat, baik peletakan, penulisan atau bahkan kesalahan materi yang dicantumkan.
Kesalahan-kesalahan yang ada di dalam buku tersebut terkadang tidak disadari oleh guru yang mengampu pelajaran tersebut. Sehingga memang perlu ada tim khusus yang menelaah dan mempelajari buku yang telah disusun tersebut secara lebih detail.
Dalam makalah ini penulis akan membahas secara fokus pada mata pelajaran Qur’an Hadis di Madrasah tsanawiyah dari kelas VII hingga kelas IX. Pembahasan dalam makalah ini meiputi tujuan, materi, metode dan evaluasi yang terdapat di dalam buku tersebut.

B.     Rumusan Masalah

1.      Apa Tujuan Pembelajaran PAI
2.      Bagaimana Isi Materi Di Dalamnya?
3.      Apa Strategi, Metode, Dan Pendekatan Pembalajaran PAI?
4.      Bagaimana Evaluasi Yang Diterapkan?

C.    Tujuan

1.      Mengetahui Tujuan Pembelajaran PAI
2.      Menelaah Dan Mempelajari Isi Materi
3.      Mengetahui Strategi, Metode, Dan Pendekatan Pembalajaran PAI
4.      Menelaah Evaluasi Yang Diterapkan





BAB II
PENDALAMAN MATERI PAI DI MTS
(ALQURAN DAN HADITS)
Pendidikan agama Islam pada dasarnya hendak menghantarkan peserta didik agar memiliki: (1) kemantapan aqidah dan kedalaman spritual; (2) keunggulan akhlaq[1]. Adapun mata pelajaran Alquran dan Hadits disini merupakan bagian dari pada Pendidikan Agama Islam yang mana tentunya Alquran dan Hadits itu sumber pokok aqidah dan akhlaq seorang muslim.
A.    Tujuan Pembelajaran PAI
1.      Kelas VII
a.       Pelajaran 1 dengan tema Alquran dan Alhadits sebagai Pedoman Hidupku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menjelaskan pengertian dan fungsi Al-Qur’an dan Hadis, membedakan fungsi keduanya, cara memfungsikannya dalam kehidupan, cara mencintainya dan juga mampu menjelaskan perilaku seseorang yang mencintai Al-Qur’an dan Hadis.
b.      Pelajaran 2 dengan tema Kusandarkan Aktivitasku hanya kepada Allah
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu membaca dengan fasih dan tartil, menerjemahkan, menghafal dan menjelaskan isi kandungan Q.S. al-Faatihah (1), an-Naas (114), al-Falaq (113) dan al-Ikhlaas (112) dan mengaitkannya dengan fenomena kehidupan dan keesaan Allah SWT
c.       Pelajaran 3 dengan tema Kuperteguh Imanku dengan Ibadah
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menulis, menerjemahkan, menghafalkan dan memahami isi kandungan hadis tentang iman riwayat Ali bin Abi Thalib dari Ibnu Majah (الإيمان معرفة بالقلب و قول باللسان وعمل بالأركان) dan hadist riwayat Muslim dari Umar bin Khattab ( قال فأخبرنى عن الإيمان قال أن تؤمن بالله...) dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah (الإيمان بضع و سبعون شعبة فأفضلها قول لا اله إلا الله..) dan hadis tentang ibadah yang diterima Allah riwayat al-bazzar dari Adh-Dhahhaq (قال الله تعالى أنا خير شريك فمن أشرك معى شريكا فهو للشريك يآأيها الناس اخلصوا أعمالكم لله...) dan hadis riwayat Muslim dari Aisyah (من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد) dan mengaitkannya dengan fenomena kehidupan.
d.      Pelajaran 4 dengan tema Sikap Toleranku Mewujudkan Kedamaian
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu 1) membaca, menerjemahkan dan menjelaskan isi kandungan QS.al-Kaafirun dan al-Bayyinah tentang toleransi,  2) menulis, menerjemahkan dan menghafal hadis riwayat Ahmad, Turmudzi, Ibnu Hibban, Hakim, Baihaqi dari Ibnu Umar RA (خَيْرُ الأَصْحَابِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ وَخَيْرُ الْجِيرَانِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ) dan hadis riwayat Muslim dari Anas bin Malik (وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ) tentang toleransi.
e.       Pelajaran 5 dengan tema Istiqamahku Kunci Keberhasilanku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu meyakini pentingnya sikap optimis dan istiqamah dalam berdakwah, memiliki sikap optimis dan istiqamah dalam berdakwah sesuai isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nashr (110) dalam kehidupan sehari-hari dan memahami isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nashr (110) tentang problematika dakwah.
f.       Pelajaran 6 dengan tema Kunikmati Keindahan Al-Qur’an dengan Tajwid (Hukum Bacaan Qalqalah)
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menerapkan hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah (98), al- Kaafiruun (109)  , dan Qur’an surat-surat pendek pilihan.
2.      Kelas VIII
a.      Pelajaran 1 dengan tema Kugapai  Rezeki-Mu  dengan Ikhtiar

Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan  peserta didik mampu membaca, menerjemahkan dan memahami isi kandungan Q.S. Quraisy (106) dan Q.S. al- Insyirah (94)  tentang ketentuan rezeki dari Allah.
b.      Pelajaran 2 dengan tema Gemar Menolong dan  Sayang Anak Yatim Wujud Kepedulian Sosialku
            Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengekspolarasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan  peserta didik mampu menjelaskan isi kandungan Q.S. al- Kautsar (108)  dan al- Ma’un (107) tentang kepedulian sosial, dan, menulis, menerjemahkan, menghafal dan memahami  isi kandungan hadis tentang perilaku tolong menolong riwayat Bukhari dari Abdullah Ibnu Umar Umar  (المسلم أخو المسلم لايظلمه ولا يسلمه... ) dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah  (من نفس عن مؤمن كربة نفس الله عنه كربة.. ) dan hadis tentang mencintai anak yatim riwayat Bukhori dari Sahl bin saad (أنا وكافل اليتيم) dan hadis riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah (خير بيت في المسلمين بيت فيه يتيم),
c.       Pelajaran 3 dengan tema Kuperindah Bacaan Al-Qur’an dengan Tajwid ( Hukum Bacaan Mad Iwadl, Mad Layyin dan Mad Arid Lis-Sukun
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan  peserta didik mampu menjelaskan ketentuan hukum bacaan mad mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukun dalam al-Qur’an, mampu menunjukkan contoh hukum bacaan mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukundalam al-Qur’an dan mampu mendemonstrasikan bacaan lafal  mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukun dalam al-Qur’an.
d.      Pelajaran 4 dengan tema Kuraih Ketenangan Hidup dengan Menghindari Sifat  tamak
              Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan  peserta didik mampu menjelaskan isi kandungan Q.S. al-Humazah (104) Q.S.at-Takatsur (102) tentang sifat cinta dunia dan melupakan kebahagiaan hakiki, serta mampu menunjukkan contoh  perilaku menghindari sifat-sifat buruk sesuai isi kandungan Q.S. al-Humazah (104) Q.S. at-Takatsur (102) dalam fenomena  kehidupan sehari-hari.
e.       Pelajaran 5 dengan tema Keseimbangan Hidup Dunia dan Akhirat


Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan  peserta didik mampu menulis, menerjemahkan, menjelaskan isi kandungan dan menghafalkan hadis tentang perilaku keseimbangan hidup di dunia dan akhirat riwayat Ibnu Asakir dari Anas (….ليس بخيركم من ترك دنياه لآخرته)  dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah (المؤمن القوي خير و أحب إلى الله من المؤمن الضعيف) dan hadis riwayat Bukhori dari Zubair bin Awwam (لأن يأخذ أحدكم أحبلا فيأخذ خزمة من حطب)
f.       Pelajaran 6 dengan tema Kuperindah Bacaan Alquran dengan Tajwid (Hukum Bacaan Lam dan Ra)
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan  peserta didik mampu menjelaskan ketentuan hukum bacaan lam dan ra, menerapkan dan melafalkan contoh  hukum bacaan  lam dan ra dalam Q.S. al- Humazah (104)   dan Q.S. at-Takatsur (102)
3.      Kelas IX
a.      Pelajaran 1 dengan tema Lestari Bumiku Lestari Alamku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, menegosiasi, dan mengkomunikasikan, pesererta didik diharapkan mampu memahami isi kandungan Q.S. al-Qaari’ah (101), Q.S. al-Zalzalah (99)  tentang fenomena alam.
b.      Pelajaran 2 dengan tema Menerapkan Tajwid Memperindah Bacaan Qur’an
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, menegosiasi, dan mengkomunikasikan, psererta didik diharapkan mampu menjelaskan ketentuan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi, menunjukkan contoh hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi, serta mampu menerapkan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi dalam surat-surat pendek pilihan.
c.       Pelajaran 3 dengan tema Berkah Waktuku Bertambah Ilmuku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, menegosiasi, dan mengkomunikasikan, psererta didik diharapkan mampu:
1)      Menjelaskan keterkaitan isi kandungan Q.S. al-Ashr (103) dan Q.S. al-‘Alaq (96) tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu.
2)      Menulis, menerjemahkan, menghafaal, dan memahami isis kandungan hadis riwayat Bukhori dari Abdullah bin Umar (....كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ ) tentang perilaku menghargai waktu dan hadis riwayat Ibnu majah dari Anas bin Malik (....طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ  ) tentang menuntut ilmu.
d.      Pelajaran 4 dengan tema Bagus Tajwidku Indah Bacaanku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, menegosiasi, dan mengkomunikasikan, psererta didik diharapkan mampu menjelaskan ketentuan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi, Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi menunjukkan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi, Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi, serta mampu menerapkan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi, Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi dalam surat-surat pendek pilihan
4.      Analisis
 Di atas telah disebutkan semua tujuan-tujuan pembelajaran yang ingin dicapai disetiap bab pembelajarannya. Tujuan pembelajaran PAI mata pelajaran Al-quran dan Alhadits tersebut terdapat pada buku pegangan guru dan buku pegangan siswa. Berbeda dengan buku PAI pada jenjang SD, karena tujuan pembelajaran hanya terdapat pada buku pegangan guru saja.
Selebihnya dari setiap tujuan pembelajaran yang terdapat disetiap buku lainnya tidak ada yang mempunyai masalah. Dalam setiap tujuan pembelajaran yang akan dicapai telah sesuai dengan KI, KD dan tema pelajaran yanga ada.

B.     Materi PAI
1.      Kelas VII
Bab i; pengertian dan fungsi Alquran dan hadits, cara memfungsikan Alquran dan hadits, dan cara mencintai Alquran dan Alhadits.
Bab iihakekat tauhid (keesaan Allah), isi kandungan QS. al-Faatihah (1), an-Naas (114), al-Falaq (113) dan al-Ikhlaas (112) tentang keesaan Allah.
Bab iii; Isi kandungan hadis tentang iman riwayat ibnu Majah dari Ali bin Abi Thalib (الإيمان معرفة بالقلب و قول باللسان وعمل بالأركان), dan hadist riwayat Muslim dari Umar bin Khattab ( قال فأخبرنى عن الإيمان قال أن تؤمن بالله...), dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah (الإيمان بضع و سبعون شعبة فأفضلها قول لا اله إلا الله..), dan hadis tentang ibadah yang diterima Allah riwayat al-bazzar dari Adh-Dhahhaq (قال الله تعالى أنا خير شريك فمن أشرك معى شريكا فهو للشريك يآأيها الناس اخلصوا أعمالكم لله...) dan hadis riwayat Muslim dari Aisyah (من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد).
Bab iv; pengertian toleransi dan fanatime, isi kandungan Q.S.al-Kafirun dan Q.S.al-Bayyinah, hadis tentang toleransi:
خَيْرُ الأَصْحَابِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ وَخَيْرُ الْجِيرَانِ عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ
وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Bab v; isi kandungan Q.S. al-Lahab dan an-Nasr  tentang problematika dakwah, dan menjelaskan pentingnya sikap optimis dan istiqamah dalam meraih keberhasilan.
Bab vi; pengertian hukum bacaan qalqalah, cara membacanya dan penerapannya. 
2.      Kelas VIII
            Bab i; Q.S. Quraisy (106) dan Q.S. al-Insyirah (94), dan isi kandungan Q.S. Quraisy (106) dan Q.S. al-Insyirah (94) tentang ketentuan rezeki dari Allah.
            Bab ii; Q.S. al- Kautsar  (108) dan al-Ma’un (107) tentang kepedulian sosial, isi kandungan Q.S. al- Kautsar  (108) dan al-Ma’un (107) tentang kepedulian sosial, hadis  riwayat Bukhari  المسلم أخو المسلم لايظلمه ولا يسلمه) dan riwayat Muslim    (من نفس عن مؤمن كربة نفس الله عنه كربة )   tentang tolong menolong, dan hadis  riwayat Bukhari (أنا وكافل اليتيم ) dan hadis riwayat Ibnu Majah (خير بيت في المسلمين بيت فيه يتيم)    tentang mencintai anak yatim.
Bab iii; mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukun.
Bab ivtamak terhadap harta (pengertian tamak dan Akibat buruk  dari  sifat Tamak terhadap Harta), surah  al- Humazah (lafal dan terjemah surah al-Humazah, asbabun nuzul, dan penjelasan ayat), dan surah at- Takatsur (Lafal dan terjemah surah at- Takatsur, Asbabun Nuzul, dan Penjelasan Ayat).
Bab v; memahami isi kandugan  hadis tentang keseimbangan hidup di dunia dan akhirat, dan keterkaitan kandungan hadis dalam perilaku keseimbangan hidup di dunia dan akhirat dalam fenomena kehidupan.

           Bab vi; hukum bacaan lam  (  ل  ), hukum bacaan ra (   ر    ), dan menerapkan hukum bacaan lam dan ra dalam alqur’an surah al- Humazah dan at- Takatsur.

3.      Kelas IX
Bab i; Isi kandungan Q.S. al-Qaari’ah (101), Q.S. al-Zalzalah (99)  tentang fenomena alam, keterkaitan isi kandungan Q.S. al-Qaari’ah (101), Q.S. al-Zalzalah (99)  tentang fenomena alam, hadis  1dan 2 berisi tentang motivasi bagi manusia untuk melestarikan bumi, dan hadis 3 dan 4 berisi tentang larangan mengebiri kuda dan binatang, yang  menunjukkan bahwa Islam menghendaki terjaminnya kelestarian binatang.
Bab ii; Ketentuan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi beserta contoh-contohnya, dan penerapan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi dalam Q.S. al-Qari’ah (101) ,Q.S. al-Zalzalah (99)  dan pada surat-surat pilihan.
Bab iii; Isi kandungan Q.S. al-Ashr (103) dan Q.S. al-‘Alaq (96) tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu, dan menulis, menerjemahkan, menghafaal, dan memahami sis kandungan hadis riwayat Bukhori dari Abdullah bin Umar (....كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ ) tentang perilaku menghargai waktu dan hadis riwayat Ibnu majah dari Anas bin Malik (....طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ  ) tentang menuntut ilmu.
Bab iv; Ketentuan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi, Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi beserta contoh-contohnya, dan penerapan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi, Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi  dan pada surat-surat pilihan
4.      Analisis
Di atas telah disebutkan semua materi pembelajaran PAI Alqur’an dan Alhadits di Mts dari kelas 1 sam pai kelas 3. Materi pembelajaran PAI mata pelajaran Al-quran dan Alhadits tersebut terdapat pada buku pegangan guru dan secara lengkap dimuat dalam buku pegangan siswa. Menurut penulis, materi-materi tersebut memang sesuai untuk kalangan usia anak sekolah setingkat Mts.
C.    Strategi, Metode, Dan Pendekatan Pembalajaran PAI
1.      Strategi dan Model Pembelajaran PAI
Pada strategi dan metode pembelajaran PAI Mts penguasaan KD diperoleh dari proses pembelajaran dan pengembangan pengalaman belajar atas dasar indikator yang telah dirumuskan dari setiap KD, terutama KD-KD penjabaran dari KI 3. KD-KD dari KI 1 dan KI 2 harus dijadikan perspektif dalam pembelajaran Ilmu Hadis untuk pengembangan nilai dan pendidikan karakter. Sementara KD-KD yang terkait dengan KI 4 dapat dikembangkan melalui kegiatan, observasi, wawancara, menulis, dan mempresentasikan karya sejarah atau pun pemikiran yang terkait dengan Ilmu Hadis, dan lain-lain.
Rumusan–rumusan indikator pencapaian akan tercapai melalui proses pembelajaran. Dan dengan tercapainya indikator berarti tercapai pula KD-KD yang ditetapkan pada struktur kurikulum mata pelajaran Al Qur’an Hadis. Pengembangan pengalaman belajar secara umum dapat dibagi tiga ;
a.    Pengembangan Ranah Afeksi (Sikap dan Karakter)
Ranah afeksi dikembangkan dalam bentuk, pemberian contoh, ceramah motivasi, dan pemberian tugas-tugas (learning task) : menerima, menjalankan, menghargai, menilai diri, menghargai, menghayati, dan mengamalkan.
b.    Pengembangan Ranah Kognitif ( Pengetahuan)
Ranah pengatahuan atau kognitif dikembangankan dalam proses pembelajaran dan pemberian tugas: mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi.
c.    Pengembangan Ranah Keterampilan ( Skill)
Ranah keterampilan dikembangkan dalam proses pembelajaran dan pemberian tugas (learning task): mengamati, menanya,mencoba, mengolah, menyaji, dan mencipta.
Pembelajaran PAI Alquran dan Alhadits dalam ruh kurikulum 2013 adalah peserta didik yang aktif (student centered)  bukan hanya menerima, tetapi aktif mencari. Oleh karena itu pembelajaran dikembangkan  menjadi pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM).
D.    Evaluasi PAI
1.      Penilaian Hasil dan Proses Pembelajaran
Penilaian proses pembelajaran PAI Alquran dan Hadits Mts menggunakan pendekatan penilaian otentik (authentic assesment) yang menilai kesiapan peserta didik, prilaku peserta didik  dalam pembelajaran dan di luar pembelajaran, dan hasil belajar secara utuh. Keterpaduan penilaian ketiga komponen tersebut akan menggambarkan kapasitas, gaya, dan perolehan belajar peserta didik  atau bahkan mampu menghasilkan dampak instruksional (instructional effect) dan dampak pengiring (nurturant effect) dari pembelajaran. 
Hasil penilaian otentik digunakan oleh pendidik  untuk merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan (enrichment), atau pelayanan konseling. Selain itu,  hasil penilaian otentik dapat digunakan sebagai bahan untuk memperbaiki proses pembelajaran sesuai dengan Standar Penilaian Pendidikan. Evaluasi proses pembelajaran dilakukan saat proses pembelajaran dengan menggunakan alat: angket, observasi, catatan anekdot, dan refleksi. Sedangkan penilaian yang mengacu pada hasil pembelajaran dilakukan setiap selesai pembelajaran satu kompetensi dasar.
2.      Ruang Lingkup, Teknik, dan Instrumen Penilaian 
a.       Ruang Lingkup Penilaian
Penilaian hasil belajar peserta didik yang digunakan adalah mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Cakupan penilaian merujuk pada ruang lingkup materi, kompetensi mata pelajaran/kompetensi muatan/kompetensi program, dan proses.
b.      Teknik dan Instrumen Penilaian
Teknik dan instrumen yang digunakan dalam penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada mata pelajaran PAI Alquran dan Alhadits di Mts sebagai berikut. 
1)      Penilaian kompetensi sikap
Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik.
a)      Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku peserta didik yang diamati langsung oleh pendidik saat proses pembelajaran.
b)      Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri yang berisi ceklis aspek kepribadian.
c)      Penilaian antar peserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik yang berisi cheklis tentang aspek yang dinilai.
d)     Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.
2)      Penilaian Kompetensi Pengetahuan
Pendidik menilai kompetensi pengetahuan yang dicapai peserta didik melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. Sebelum melaksanakan penilaian kompetensi pengetahuan, pendidik telah menyiapkan instrumen penilaian yang meliputi; 1) Instrumen tes tulis berupa soal pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran. 2) Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan yang akan ditanyakan pada peserta didik berserta pedoman penskoranya. 3) Instrumen penugasan berupa pekerjaan rumah dan/atau projek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas yang akan dikerjakan peserta didik.
3)      Penilaian Kompetensi Keterampilan
Dalam mengetahui kompetensi keterampilan, seorang pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja, yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menggunakan tes praktik, projek, dan penilaian portofolio. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik.


BAB III
PENUTUP

Simpulan
Dalam pembelajaran PAI Al-Qur’an dan Hadits di Mts secara umum sudah baik dan sesuai dengan jenjang yag telah ditentukan. Kemudian untuk materi yang dipilih dalam pembahasan ini telah sesuai dari tujuan, isi materi, metode, pendekatan strategi sampai evaluasi telah sesuai dengan apa yang seharusnya disampaikan.


















DAFTAR PUSTAKA


Kementrian Agama, 2014., Buku Guru Al-Qur’an Hadis Kelas VII, Jakarta: Kementerian             Agama.

----------, 2014., Buku Siswa Al-Qur’an Hadis Kelas VII, Jakarta: Kementerian                                Agama.

-----------, 2014., Buku Guru Al-Qur’an Hadis Kelas VIII, Jakarta: Kementerian                               Agama.

 -----------, 2014., Buku Siswa Al-Qur’an Hadis Kelas VIII, Jakarta: Kementerian                             Agama.

-----------, 2014., Buku Guru Al-Qur’an Hadis Kelas IX, Jakarta: Kementerian                                             Agama.
                                           
-----------, 2014., Buku Guru Al-Qur’an Hadis Kelas IX, Jakarta: Kementerian                                             Agama.
Salamah, 2011., Pengembangan Model Kurikulum Holistik: Pendidikan Agama Islam pada           Madrasah Tsanawiyah, Yogyakarta: Aswaja Pressindo.



[1] Salamah, Pengembangan Model Kurikulum Holistik: Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Tsanawiyah, (Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2011), h. 36

Tidak ada komentar:

Posting Komentar