BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Makalah ini sengaja dibuat untuk
menelaah dan mendalami materi Pendidikan Agama Islam Alquran dan Alhadits di
Mts. Perubahan-perubahan dalam penyusunan materi ajar selalu dilakukan, itu
semua dikarenakan masih ada poin-poin yang dianggap kurang tepat, baik
peletakan, penulisan atau bahkan kesalahan materi yang dicantumkan.
Kesalahan-kesalahan yang ada di
dalam buku tersebut terkadang tidak disadari oleh guru yang mengampu pelajaran
tersebut. Sehingga memang perlu ada tim khusus yang menelaah dan mempelajari
buku yang telah disusun tersebut secara lebih detail.
Dalam makalah ini penulis akan
membahas secara fokus pada mata pelajaran Qur’an Hadis di Madrasah tsanawiyah
dari kelas VII hingga kelas IX. Pembahasan dalam makalah ini meiputi tujuan,
materi, metode dan evaluasi yang terdapat di dalam buku tersebut.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apa Tujuan Pembelajaran PAI
2. Bagaimana Isi Materi Di Dalamnya?
3. Apa Strategi, Metode, Dan
Pendekatan Pembalajaran PAI?
4. Bagaimana Evaluasi Yang Diterapkan?
C.
Tujuan
1. Mengetahui Tujuan Pembelajaran PAI
2. Menelaah Dan Mempelajari Isi
Materi
3. Mengetahui Strategi, Metode, Dan
Pendekatan Pembalajaran PAI
4. Menelaah Evaluasi Yang Diterapkan
BAB II
PENDALAMAN MATERI PAI DI MTS
(ALQURAN DAN HADITS)
Pendidikan agama Islam pada dasarnya
hendak menghantarkan peserta didik agar memiliki: (1) kemantapan aqidah dan kedalaman
spritual; (2) keunggulan akhlaq[1].
Adapun mata pelajaran Alquran dan Hadits disini merupakan bagian dari pada Pendidikan
Agama Islam yang mana tentunya Alquran dan Hadits itu sumber pokok aqidah dan akhlaq
seorang muslim.
A. Tujuan
Pembelajaran PAI
1. Kelas
VII
a. Pelajaran 1 dengan tema Alquran
dan Alhadits sebagai Pedoman Hidupku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya,
mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik
mampu menjelaskan pengertian dan fungsi Al-Qur’an dan Hadis, membedakan fungsi
keduanya, cara memfungsikannya dalam kehidupan, cara mencintainya dan juga
mampu menjelaskan perilaku seseorang yang mencintai Al-Qur’an dan Hadis.
b. Pelajaran 2 dengan tema Kusandarkan
Aktivitasku hanya kepada Allah
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya,
mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik
mampu membaca dengan fasih dan tartil, menerjemahkan, menghafal dan menjelaskan
isi kandungan Q.S. al-Faatihah (1), an-Naas (114), al-Falaq (113) dan al-Ikhlaas
(112) dan mengaitkannya dengan fenomena kehidupan dan keesaan Allah SWT
c. Pelajaran 3 dengan tema Kuperteguh
Imanku dengan Ibadah
Tujuan
Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi
dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menulis, menerjemahkan,
menghafalkan dan memahami isi kandungan hadis tentang iman riwayat Ali bin Abi Thalib dari Ibnu Majah (الإيمان معرفة
بالقلب و قول باللسان وعمل بالأركان) dan hadist riwayat Muslim dari Umar bin Khattab ( قال فأخبرنى
عن الإيمان قال أن تؤمن بالله...) dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah (الإيمان بضع و
سبعون شعبة فأفضلها قول لا اله إلا الله..) dan hadis tentang ibadah yang
diterima Allah riwayat al-bazzar dari Adh-Dhahhaq (قال الله
تعالى أنا خير شريك فمن أشرك معى شريكا فهو للشريك
يآأيها الناس اخلصوا أعمالكم لله...) dan hadis riwayat Muslim dari Aisyah (من عمل عملا
ليس عليه أمرنا فهو رد) dan mengaitkannya dengan fenomena kehidupan.
d. Pelajaran 4 dengan tema Sikap
Toleranku Mewujudkan Kedamaian
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya,
mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik
mampu 1) membaca, menerjemahkan dan menjelaskan isi kandungan QS.al-Kaafirun
dan al-Bayyinah tentang toleransi, 2)
menulis, menerjemahkan dan menghafal hadis riwayat Ahmad, Turmudzi, Ibnu Hibban,
Hakim, Baihaqi dari Ibnu Umar RA (خَيْرُ الأَصْحَابِ
عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ وَخَيْرُ الْجِيرَانِ عِنْدَ اللهِ
خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ) dan hadis riwayat Muslim dari Anas bin Malik (وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا
يُحِبُّ لِنَفْسِهِ) tentang toleransi.
e. Pelajaran 5 dengan tema Istiqamahku Kunci
Keberhasilanku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya,
mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik
mampu meyakini pentingnya sikap optimis dan istiqamah
dalam berdakwah, memiliki sikap optimis dan istiqamah
dalam berdakwah sesuai isi kandungan Q.S. al-Lahab
(111) dan Q.S an-Nashr (110)
dalam kehidupan sehari-hari dan memahami isi kandungan Q.S. al-Lahab (111) dan Q.S an-Nashr
(110) tentang problematika dakwah.
f.
Pelajaran
6 dengan tema Kunikmati
Keindahan Al-Qur’an dengan Tajwid (Hukum Bacaan
Qalqalah)
Tujuan
Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi
dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menerapkan
hukum bacaan Qalqalah dalam Q.S. al-Bayyinah
(98), al- Kaafiruun
(109) , dan Qur’an surat-surat pendek pilihan.
2. Kelas VIII
a. Pelajaran 1 dengan tema Kugapai Rezeki-Mu dengan Ikhtiar
Tujuan
Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi,
mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan
peserta didik mampu membaca, menerjemahkan dan memahami isi kandungan Q.S. Quraisy (106) dan Q.S. al- Insyirah
(94) tentang ketentuan rezeki dari
Allah.
b.
Pelajaran 2 dengan tema Gemar
Menolong dan Sayang Anak Yatim Wujud
Kepedulian Sosialku
Tujuan
Pembelajarannya yaitu: Setelah
mengamati, menanya, mengekspolarasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan
diharapkan peserta didik mampu
menjelaskan isi kandungan Q.S. al- Kautsar (108) dan al- Ma’un (107) tentang kepedulian
sosial, dan, menulis, menerjemahkan, menghafal dan memahami isi kandungan hadis tentang perilaku tolong
menolong riwayat Bukhari dari Abdullah Ibnu Umar Umar (المسلم أخو
المسلم لايظلمه ولا يسلمه... ) dan hadis riwayat Muslim dari Abu
Hurairah (من نفس عن
مؤمن كربة نفس الله عنه كربة.. ) dan hadis
tentang mencintai anak yatim riwayat Bukhori dari Sahl bin saad (أنا وكافل
اليتيم)
dan hadis riwayat Ibnu Majah dari Abu Hurairah (خير بيت في
المسلمين بيت فيه يتيم),
c.
Pelajaran 3 dengan tema Kuperindah Bacaan Al-Qur’an
dengan Tajwid ( Hukum Bacaan Mad Iwadl, Mad Layyin dan Mad Arid Lis-Sukun
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati,
menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menjelaskan ketentuan
hukum bacaan mad mad
iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukun dalam al-Qur’an, mampu menunjukkan
contoh hukum bacaan mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukundalam
al-Qur’an dan mampu mendemonstrasikan bacaan lafal mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukun
dalam al-Qur’an.
d.
Pelajaran 4 dengan tema Kuraih
Ketenangan Hidup dengan Menghindari Sifat tamak
Tujuan
Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi,
mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan
peserta didik mampu menjelaskan
isi kandungan Q.S. al-Humazah (104) Q.S.at-Takatsur (102) tentang sifat cinta
dunia dan melupakan kebahagiaan hakiki, serta mampu menunjukkan contoh perilaku menghindari sifat-sifat buruk sesuai
isi kandungan Q.S. al-Humazah (104) Q.S. at-Takatsur (102) dalam fenomena kehidupan sehari-hari.
e.
Pelajaran 5 dengan tema Keseimbangan
Hidup Dunia dan Akhirat
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati,
menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan diharapkan peserta didik mampu menulis, menerjemahkan, menjelaskan isi kandungan dan menghafalkan hadis tentang
perilaku keseimbangan hidup di dunia dan akhirat riwayat Ibnu Asakir dari Anas
(….ليس
بخيركم من ترك دنياه لآخرته) dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah (المؤمن القوي خير و أحب إلى الله من المؤمن
الضعيف) dan hadis riwayat Bukhori dari Zubair bin
Awwam (لأن
يأخذ أحدكم أحبلا فيأخذ خزمة من حطب)
f.
Pelajaran 6 dengan tema Kuperindah
Bacaan Alquran dengan Tajwid (Hukum Bacaan Lam dan Ra)
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan
mengkomunikasikan diharapkan peserta
didik mampu menjelaskan ketentuan hukum bacaan lam dan ra, menerapkan dan
melafalkan contoh hukum bacaan lam dan ra dalam Q.S. al- Humazah (104) dan Q.S. at-Takatsur (102)
3. Kelas IX
a.
Pelajaran 1 dengan tema Lestari Bumiku Lestari Alamku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: setelah
mengamati, menanya, mengeksplorasi, menegosiasi, dan mengkomunikasikan, pesererta
didik diharapkan mampu memahami isi kandungan Q.S.
al-Qaari’ah (101), Q.S. al-Zalzalah (99) tentang fenomena alam.
b.
Pelajaran 2 dengan tema Menerapkan Tajwid Memperindah Bacaan Qur’an
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi,
menegosiasi, dan mengkomunikasikan, psererta didik diharapkan mampu menjelaskan ketentuan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi, menunjukkan contoh hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi, serta mampu menerapkan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi dalam surat-surat pendek pilihan.
c.
Pelajaran 3 dengan tema Berkah Waktuku Bertambah Ilmuku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi,
menegosiasi, dan mengkomunikasikan, psererta didik diharapkan mampu:
1) Menjelaskan keterkaitan isi
kandungan Q.S. al-Ashr (103) dan Q.S. al-‘Alaq
(96) tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu.
2) Menulis,
menerjemahkan, menghafaal, dan memahami isis kandungan hadis riwayat Bukhori dari Abdullah bin
Umar (....كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ ) tentang perilaku menghargai waktu dan hadis riwayat Ibnu
majah dari Anas bin Malik (....طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
) tentang menuntut ilmu.
d.
Pelajaran 4 dengan tema Bagus
Tajwidku Indah Bacaanku
Tujuan Pembelajarannya yaitu: Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi,
menegosiasi, dan mengkomunikasikan, psererta didik diharapkan mampu menjelaskan ketentuan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi,
Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi menunjukkan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi, Mutsaqqal Kilmi,
Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi, serta
mampu menerapkan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi,
Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi dalam surat-surat pendek pilihan
4.
Analisis
Di atas telah disebutkan semua tujuan-tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai disetiap bab pembelajarannya. Tujuan
pembelajaran PAI mata pelajaran Al-quran dan Alhadits tersebut terdapat pada
buku pegangan guru dan buku pegangan siswa. Berbeda dengan buku PAI pada
jenjang SD, karena tujuan pembelajaran hanya terdapat pada buku pegangan guru
saja.
Selebihnya dari setiap tujuan
pembelajaran yang terdapat disetiap buku lainnya tidak ada yang mempunyai
masalah. Dalam setiap tujuan pembelajaran yang akan dicapai telah sesuai dengan
KI, KD dan tema pelajaran yanga ada.
B. Materi
PAI
1. Kelas
VII
Bab i; pengertian dan fungsi Alquran dan hadits, cara memfungsikan Alquran dan hadits, dan cara mencintai Alquran dan
Alhadits.
Bab ii; hakekat tauhid (keesaan Allah), isi kandungan QS. al-Faatihah (1), an-Naas (114),
al-Falaq (113) dan al-Ikhlaas (112) tentang keesaan Allah.
Bab iii; Isi kandungan hadis tentang iman riwayat ibnu Majah
dari Ali bin Abi Thalib (الإيمان معرفة بالقلب و قول باللسان وعمل
بالأركان), dan hadist riwayat Muslim dari Umar bin Khattab ( قال فأخبرنى عن الإيمان قال أن تؤمن بالله...), dan hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah (الإيمان بضع و
سبعون شعبة فأفضلها قول لا اله إلا الله..), dan
hadis tentang ibadah yang diterima Allah riwayat al-bazzar dari Adh-Dhahhaq (قال الله تعالى أنا خير شريك فمن أشرك معى شريكا فهو للشريك
يآأيها الناس اخلصوا
أعمالكم لله...) dan hadis riwayat Muslim dari Aisyah (من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد).
Bab iv; pengertian
toleransi dan fanatime, isi kandungan Q.S.al-Kafirun dan Q.S.al-Bayyinah, hadis
tentang toleransi:
خَيْرُ الأَصْحَابِ
عِنْدَ اللهِ خَيْرُهُمْ لِصَاحِبِهِ وَخَيْرُ الْجِيرَانِ عِنْدَ اللهِ
خَيْرُهُمْ لِجَارِهِ
وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ مَا يُحِبُّ
لِنَفْسِهِ
Bab v; isi
kandungan Q.S. al-Lahab dan an-Nasr tentang problematika dakwah, dan menjelaskan
pentingnya sikap optimis dan istiqamah dalam meraih keberhasilan.
Bab vi; pengertian hukum bacaan qalqalah, cara
membacanya dan penerapannya.
2. Kelas
VIII
Bab
i; Q.S. Quraisy (106) dan Q.S. al-Insyirah (94), dan isi kandungan Q.S. Quraisy (106) dan
Q.S. al-Insyirah (94) tentang ketentuan rezeki dari Allah.
Bab
ii; Q.S. al- Kautsar (108) dan al-Ma’un (107) tentang
kepedulian sosial, isi kandungan Q.S. al- Kautsar (108) dan al-Ma’un (107) tentang kepedulian
sosial, hadis riwayat Bukhari المسلم أخو المسلم لايظلمه ولا يسلمه) dan riwayat Muslim (من نفس عن مؤمن كربة نفس الله عنه كربة ) tentang tolong menolong, dan hadis riwayat
Bukhari (أنا
وكافل اليتيم ) dan hadis
riwayat Ibnu Majah (خير بيت في المسلمين بيت فيه يتيم) tentang
mencintai anak yatim.
Bab iii; mad iwadl, mad layyin, dan mad arid lis-sukun.
Bab iv; tamak terhadap harta (pengertian tamak dan Akibat buruk dari sifat Tamak terhadap Harta), surah al- Humazah (lafal dan terjemah surah al-Humazah, asbabun
nuzul, dan penjelasan ayat), dan surah at- Takatsur (Lafal dan terjemah surah at- Takatsur, Asbabun Nuzul, dan Penjelasan Ayat).
Bab v; memahami isi kandugan hadis tentang keseimbangan hidup di dunia dan
akhirat, dan keterkaitan kandungan hadis dalam perilaku
keseimbangan hidup di dunia dan akhirat dalam fenomena kehidupan.
Bab vi; hukum bacaan lam (
ل ),
hukum bacaan ra ( ر ), dan menerapkan hukum bacaan lam dan ra dalam alqur’an surah al- Humazah dan at- Takatsur.
3. Kelas
IX
Bab i; Isi kandungan Q.S. al-Qaari’ah (101),
Q.S. al-Zalzalah (99) tentang fenomena alam, keterkaitan isi
kandungan Q.S. al-Qaari’ah (101),
Q.S. al-Zalzalah (99) tentang fenomena alam, hadis 1dan 2 berisi tentang motivasi bagi manusia
untuk melestarikan bumi, dan hadis 3 dan 4 berisi tentang larangan mengebiri
kuda dan binatang, yang menunjukkan
bahwa Islam menghendaki terjaminnya kelestarian binatang.
Bab ii; Ketentuan hukum bacaan mad silah, mad badal, mad tamkin, dan mad farqi
beserta contoh-contohnya, dan penerapan hukum bacaan mad silah, mad badal,
mad tamkin, dan mad farqi dalam Q.S. al-Qari’ah (101) ,Q.S. al-Zalzalah (99) dan pada surat-surat pilihan.
Bab iii; Isi kandungan Q.S. al-Ashr
(103) dan Q.S. al-‘Alaq (96) tentang
menghargai waktu dan menuntut ilmu, dan menulis, menerjemahkan, menghafaal, dan
memahami sis kandungan hadis riwayat Bukhori dari Abdullah bin Umar
(....كُنْ فِي
الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ ) tentang perilaku menghargai waktu dan hadis riwayat Ibnu
majah dari Anas bin Malik (....طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
) tentang menuntut ilmu.
Bab iv; Ketentuan Mad Laazim Mukhaffaf Kilmi,
Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi beserta contoh-contohnya, dan penerapan Mad Laazim Mukhaffaf
Kilmi, Mutsaqqal Kilmi, Mad Lazim Mukhaffaf Harfi, dan Mutsaqqal Harfi dan
pada surat-surat pilihan
4. Analisis
Di atas telah disebutkan semua
materi pembelajaran PAI Alqur’an dan Alhadits di Mts dari kelas 1 sam pai kelas
3. Materi pembelajaran PAI mata pelajaran Al-quran dan Alhadits tersebut
terdapat pada buku pegangan guru dan secara lengkap dimuat dalam buku pegangan
siswa. Menurut penulis, materi-materi tersebut memang sesuai untuk kalangan
usia anak sekolah setingkat Mts.
C. Strategi,
Metode, Dan Pendekatan Pembalajaran PAI
1.
Strategi
dan Model Pembelajaran PAI
Pada strategi
dan metode pembelajaran PAI Mts penguasaan KD diperoleh dari proses
pembelajaran dan pengembangan pengalaman belajar atas dasar indikator yang
telah dirumuskan dari setiap KD, terutama KD-KD penjabaran dari KI 3. KD-KD dari KI 1 dan KI 2 harus
dijadikan perspektif dalam pembelajaran Ilmu Hadis untuk pengembangan nilai dan
pendidikan karakter. Sementara KD-KD yang terkait dengan KI 4 dapat
dikembangkan melalui kegiatan, observasi, wawancara, menulis, dan
mempresentasikan karya sejarah atau pun pemikiran yang terkait dengan Ilmu
Hadis, dan lain-lain.
Rumusan–rumusan
indikator pencapaian akan tercapai melalui proses pembelajaran. Dan dengan
tercapainya indikator berarti tercapai pula KD-KD yang ditetapkan pada struktur
kurikulum mata pelajaran Al Qur’an Hadis. Pengembangan pengalaman belajar
secara umum dapat dibagi tiga ;
a. Pengembangan Ranah Afeksi (Sikap
dan Karakter)
Ranah afeksi dikembangkan dalam bentuk,
pemberian contoh, ceramah motivasi, dan pemberian tugas-tugas (learning task) :
menerima, menjalankan, menghargai, menilai diri, menghargai, menghayati, dan
mengamalkan.
b. Pengembangan Ranah Kognitif (
Pengetahuan)
Ranah pengatahuan atau kognitif
dikembangankan dalam proses pembelajaran dan pemberian tugas: mengetahui,
memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi.
c. Pengembangan Ranah Keterampilan (
Skill)
Ranah keterampilan dikembangkan
dalam proses pembelajaran dan pemberian tugas (learning task): mengamati,
menanya,mencoba, mengolah, menyaji, dan mencipta.
Pembelajaran PAI Alquran dan
Alhadits dalam ruh kurikulum 2013 adalah peserta didik yang aktif (student
centered) bukan hanya menerima,
tetapi aktif mencari. Oleh karena itu pembelajaran dikembangkan menjadi pembelajaran yang aktif, inovatif,
kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM).
D. Evaluasi
PAI
1.
Penilaian Hasil dan Proses
Pembelajaran
Penilaian proses pembelajaran PAI Alquran dan Hadits Mts menggunakan
pendekatan penilaian otentik (authentic
assesment) yang menilai kesiapan peserta didik, prilaku peserta didik dalam pembelajaran dan di luar pembelajaran,
dan hasil belajar secara utuh. Keterpaduan penilaian ketiga komponen tersebut
akan menggambarkan kapasitas, gaya, dan perolehan belajar peserta didik atau bahkan mampu menghasilkan dampak
instruksional (instructional effect) dan
dampak pengiring (nurturant effect)
dari pembelajaran.
Hasil penilaian otentik digunakan oleh pendidik untuk merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan (enrichment), atau pelayanan konseling.
Selain itu, hasil penilaian otentik dapat
digunakan sebagai bahan untuk memperbaiki proses pembelajaran sesuai dengan
Standar Penilaian Pendidikan. Evaluasi proses pembelajaran dilakukan saat
proses pembelajaran dengan menggunakan alat: angket, observasi, catatan
anekdot, dan refleksi. Sedangkan penilaian yang mengacu pada hasil pembelajaran
dilakukan setiap selesai pembelajaran satu kompetensi dasar.
2.
Ruang Lingkup,
Teknik, dan Instrumen Penilaian
a.
Ruang
Lingkup Penilaian
Penilaian hasil belajar peserta didik yang digunakan adalah mencakup
kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang
sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik
terhadap standar yang telah ditetapkan. Cakupan penilaian merujuk pada ruang
lingkup materi, kompetensi mata pelajaran/kompetensi muatan/kompetensi program,
dan proses.
b.
Teknik
dan Instrumen Penilaian
Teknik dan instrumen yang digunakan dalam penilaian
kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan pada mata pelajaran PAI Alquran
dan Alhadits di Mts sebagai berikut.
1)
Penilaian
kompetensi sikap
Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui
observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat” (peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Instrumen yang
digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik
adalah daftar cek atau skala penilaian (rating
scale) yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik.
a)
Observasi
merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan
indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman
observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku peserta didik yang diamati
langsung oleh pendidik saat proses pembelajaran.
b)
Penilaian
diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk
mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian
kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri yang berisi
ceklis aspek kepribadian.
c)
Penilaian
antar peserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta
didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang
digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik yang berisi cheklis
tentang aspek yang dinilai.
d)
Jurnal
merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi
hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan
dengan sikap dan perilaku.
2)
Penilaian
Kompetensi Pengetahuan
Pendidik menilai kompetensi pengetahuan yang dicapai peserta
didik melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. Sebelum melaksanakan
penilaian kompetensi pengetahuan, pendidik telah menyiapkan instrumen penilaian
yang meliputi; 1) Instrumen tes tulis berupa soal pilihan ganda, isian, jawaban
singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen uraian dilengkapi
pedoman penskoran. 2) Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan yang akan
ditanyakan pada peserta didik berserta pedoman penskoranya. 3) Instrumen
penugasan berupa pekerjaan rumah dan/atau projek yang dikerjakan secara
individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas yang akan dikerjakan
peserta didik.
3)
Penilaian
Kompetensi Keterampilan
Dalam mengetahui kompetensi keterampilan, seorang pendidik menilai
kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja, yaitu penilaian yang
menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan
menggunakan tes praktik, projek, dan penilaian portofolio. Instrumen yang
digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik.
BAB III
PENUTUP
Simpulan
Dalam pembelajaran PAI Al-Qur’an
dan Hadits di Mts secara umum sudah baik dan sesuai dengan jenjang yag telah
ditentukan. Kemudian untuk materi yang dipilih dalam pembahasan ini telah
sesuai dari tujuan, isi materi, metode, pendekatan strategi sampai evaluasi
telah sesuai dengan apa yang seharusnya disampaikan.
DAFTAR PUSTAKA
Kementrian Agama, 2014., Buku Guru
Al-Qur’an Hadis Kelas VII, Jakarta: Kementerian Agama.
----------, 2014., Buku Siswa Al-Qur’an
Hadis Kelas VII, Jakarta: Kementerian Agama.
-----------, 2014., Buku Guru Al-Qur’an
Hadis Kelas VIII, Jakarta: Kementerian Agama.
-----------, 2014., Buku Siswa Al-Qur’an
Hadis Kelas VIII, Jakarta: Kementerian Agama.
-----------, 2014., Buku Guru Al-Qur’an
Hadis Kelas IX, Jakarta: Kementerian Agama.
-----------, 2014., Buku Guru Al-Qur’an
Hadis Kelas IX, Jakarta: Kementerian Agama.
Salamah, 2011., Pengembangan Model Kurikulum Holistik: Pendidikan Agama
Islam pada Madrasah Tsanawiyah, Yogyakarta:
Aswaja Pressindo.
[1]
Salamah, Pengembangan Model Kurikulum Holistik: Pendidikan Agama Islam pada Madrasah
Tsanawiyah, (Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2011), h. 36
Tidak ada komentar:
Posting Komentar